Cara setting smartlink e-Commerce:

1. Ke menu Penjualan | Smartlink e-commerce


2. Klik + (Tambah) | Selanjutnya diisi kolom di tab Umum, Ongkir dan Fee dan Lainnya :

1) Tab Umum

  • Pilih Nama Toko (Shopee/Tokopedia/Bukalapak/JD.ID/Lazada/Elevania/Blibli)  | Masukkan Nama Toko
  • Penjualan Atas Cabang : Pilih Cabang (Tidak bisa dikosongkan dan harus diisi)
  • Penjualan Kena PPN :  Centang Ya. Maka Nilai Penjualan sudah termasuk nilai PPN.
  • Kas/Bank Saldo e-Commerce : Pilih Akun Kas/Bank (jik dikosongkan : Akan dibuat otomatis dengan nama Saldo Tokopedia, Saldo Bukalapak dan Saldo Shopee)
  • Impor Status Penjualan :
    – Selesai :
    Semua transaksi Status “SELESAI” saja yang dapat di import penjualannya.
    – Semua Status : Semua transaksi kecuali transaksi yang di batalkan / Cancel. (Jika ada perubahan status dari transaksi yang sudah berhasil diimpor menjadi status transaksi dibatalkan dan dilakukan impor ulang, maka akan otomatis dihapus dari AOL baik faktur penjualan dan penerimaan penjualannya)

2) Tab Ongkir dan Fee

  • Ongkos Kirim e-Commerce:
    – Unchecklist  “Masukkan Biaya Kurir ke Faktur Penjualan”, maka semua Biaya Kurir tidak akan masuk ke Faktur Penjualan dari data yang diimpor dari e-Commerce.
    Checklist”Masukkan Biaya Kurir ke Faktur Penjualan”, pilih akun Pendapatan/Tagihan, bisa di pilih Akun Pendapatan Lainnya atau Akun Kewajiban Jangka Pendek (jika dikosongkan, akan dibuat otomatis dibuat akun baru dengan tipe akun Kewajiban Jangka Pendek).* Jika ada tagihan ongkos kirim yang dibayarkan dari pihak e-commerce langsung ke pihak pengiriman, maka bisa diisi di kolom  “Jika nama kurir TIDAK MENGANDUNG kata” dengan nama kurir yang TIDAK akan kita masukkan ke Faktur Penjualan. Jika lebih dari 1 kurir pisahkan dengan koma. Dan jika tidak ada, bisa di kosongkan untuk filter kolom tsb. 
  • Biaya / Fee e-Commerce : Optional dan jika dicentang Ya, maka pembayaran dikurangi biaya/fee e-commerce tsb, dengan memasukkan persentase (%) dan akun yang menampung biaya tsb.

3) Tab Lainnya 

  • Gudang Penjualan :
    Pilih Gudang  : Tampil gudang yang ada di menu Persediaan | Gudang dan bisa dipilih salah satu.
    Otomatis (Sesuai kecukupan stok gudang) : Otomatis memilih gudang yang ada di menu Persediaan | Gudang yang ada stock.
  • Penjualan Atas Pelanggan :
    –  Cari/Kosongkan untuk dibuat otomatis : Cari yaitu dari pelanggan yang sudah ada di menu Penjualan | Pelanggan dan jika dikosongkan otomatis dibuat oleh accurate online saat impor transaksi misalkan Pelanggan Tokopedia, Pelanggan Shopee dan Pelanggan Bukalapak.
    – Sesuai Pelanggan di e-Commerce : nama pelanggan akan tersimpan sesuai dengan yang ada di transaksi e-Commerce

3. Klik Simpan (Save), jika sudah diisi kolomnya.

Note:

1. Jika ada beberapa Toko baik shopee, tokopedia,  bukalapak, jd.id, lazada, elevania, dan blibli,  bisa dibuat setinggannya lebih dari 1 jika untuk akun penjualan dan lainnya akan dibedakan.
2. Jika tidak diaktifkan fitur multi gudang dan multi gudang (pengaturan | preferensi | fitur) maka kolom gudang dan cabang tidak tampil