Biasanya ini terjadi pada pengguna Accurate Desktop yang ber-migrasi ke penggunaan Accurate online, dimana masih terdapat transaksi Penerimaan Barang yang masih outstanding (belum dibuatkan Faktur Pembelian) sehingga terdapat nilai saldo akun Hutang/Penerimaan Belum Tertagih per tanggal saldo awal. Berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara melakukan penginputan saldo awal atas akun Hutang/Penerimaan belum Tertagih.
Kondisi 1: Perusahaan A memulai menggunakan Accurate Online per tanggal 31 Desember tahun berjalan, dan masih memiliki transaksi Penerimaan barang yang outstanding ke Pemasok Y atas Barang X sebanyak 100 pcs dengan nilai @Rp10.000.
- Nilai barang persediaan pada transaksi Penerimaan Barang didapat dari transaksi Pesanan Pembelian, untuk itu buat transaksi Pesanan Pembelian per tanggal saldo awal (tanggal mulai database) ke pemasok Y dengan barang X, dengan kuantitas dan harga tersebut. Klik disini untuk panduan pembuatan transaksi Pesanan Pembelian.

Membuat Pesanan Pembelian per Tanggal Mulai Data
- Selanjutnya buat transaksi Penerimaan Barang dari transaksi Pesanan Pembelian di poin 1 (klik disini untuk panduannya) dan menghasilkan jurnal sebagai berikut.

Formulir Penerimaan Barang dari Pesanan Pembelian

Jurnal Transaksi Penerimaan Barang dari Pesanan Pembelian
- Maka pada Laporan Neraca per Tanggal 31 Desember akan tampil nilai akun Hutang/Penerimaan Belum Tertagih sebesar Rp 1.000.000.
- Dan apabila dikemudian hari diterima tagihan oleh pihak pemasok atas transaksi Penerimaan Barang tersebut, maka silahkan untuk membuat Transaksi Faktur Pembelian dengan mengambil dari transaksi Penerimaan Barang tersebut.
Catatan : Pastikan Kuantitas & Nilai persediaan atas Transaksi Saldo Awal Penerimaan Barang tersebut tidak diikutsertakan (dikeluarkan dari saldo) dalam penginputan saldo awal persediaan. Sebagai Ilustrasi, misalnya jumlah kuantitas dan nilai persediaan per tanggal 31 Desember adalah sebanyak 250 pcs dengan total nilai Persediaan Rp 2.500.000 (@Rp 10.000). Jika terdapat nilai saldo awal transaksi Penerimaan Barang sebanyak 100 pcs dengan total nilai Rp 1.000.000, maka nilai persediaan yang akan diinput sebagai saldo awal persediaan di Accurate Online adalah setelah dikurangi dengan nilai saldo awal transaksi Penerimaan Barang yaitu sebanyak 150 pcs, dengan total nilai persediaan sebesar Rp 1.500.000.
Kondisi 2: Perusahaan A memulai menggunakan Accurate Online per tanggal 31 Desember tahun berjalan, dan sudah melakukan penginputan atas saldo awal Barang X sebanyak 250 pcs dengan nilai @Rp 10.000. Namun, perusahaan masih memiliki transaksi Penerimaan Barang yang outstanding ke Pemasok Y atas Barang X sebanyak 100 pcs dengan nilai @Rp 10.000.
Keterangan:. Saldo awal sebanyak 250 pcs sudah termasuk saldo penerimaan barang yang ingin dicatat nilai Hutang Pembelian Belum Ditagih nya.
- Inputkan saldo awal Barang X per tanggal saldo awal (tanggal mulai database) pada menu Persediaan | Barang & Jasa, sebanyak 250 pcs dengan nilai @Rp 10.000.

Menginputkan Saldo Awal Barang X
- Sebelum melakukan pencatatan nilai saldo awal Hutang Pembelian Belum Ditagih, buat transaksi Pesanan Pembelian terlebih dahulu per tanggal saldo awal (tanggal mulai database) ke Pemasok Y dengan Barang X, dengan kuantitas dan harga sesuai ilustrasi. Dikarenakan nilai barang persediaan pada transaksi Penerimaan Barang didapat dari transaksi Pesanan Pembelian. Klik disini untuk panduan pembuatan transaksi Pesanan Pembelian.

Membuat Pesanan Pembelian Per Tanggal Mulai Data
- Selanjutnya buat transaksi Penerimaan Barang dari transaksi Pesanan Pembelian di poin 2 (klik disini untuk panduannya) dan menghasilkan jurnal sebagai berikut).

Membuat Penerimaan Barang dari Pesanan Pembelian

Jurnal Transaksi Penerimaan Barang dari Pesanan Pembelian
- Maka, pada Laporan Neraca per Tanggal 31 Desember akan tampil nilai akun Hutang/Penerimaan Belum Tertagih sebesar Rp 1.000.000.
- Kemudian, apabila sudah melakukan pencatatan atas transaksi Penerimaan Barang, selanjutnya lakukan proses Penyesuaian Persediaan untuk mengurangi kuantitas saldo awal barang dengan kuantitas penerimaan barang yang sudah dibuatkan pada poin 3 (klik disini untuk panduannya). Dikarenakan saldo awal yang dicatat pada accurate online sudah termasuk saldo yang dicatat pada transaksi penerimaan barang. Catatan: pastikan Akun Penyesuaian pada transaksi Penyesuaian Persediaan ini pilih ke akun Equitas Saldo Awal.

Mencatat Penyesuaian Persediaan (Mengurangi Stok)

Pastikan Akun Penyesuaian – Equitas Saldo Awal
- Dan apabila dikemudian hari diterima tagihan oleh pihak pemasok atas transaksi Penerimaan Barang tersebut, maka silahkan untuk membuat transaksi Faktur Pembelian dengan mengambil dari transaksi Penerimaan Barang tersebut.