Untuk pencatatan piutang suatu pelanggan ke lebih dari satu akun piutang dikarenakan pelanggan memiliki lebih dari satu lokasi atau karena hal lainnya, maka bisa buat terlebih dahulu akun piutang yang akan digunakan.

Misalnya adalah memisahkan akun piutang untuk satu pelanggan yang memiliki lokasi yang berbeda yaitu Yogyakarta dan Magelang. Langkah awal yang perlu dilakukan yaitu membuat Akun Piutang sesuai nama lokasi melalui menu Buku Besar | Akun Perkiraan.

Isikan Nama & Nomor Akun nya, dan pastikan kedua akun piutang usaha ini menggunakan mata uang yang sama.

Membuat Akun Perkiraan Piutang Usaha Yogyakarta

Membuat Akun Perkiraan Piutang Usaha Magelang

Selanjutnya daftarkan kedua akun piutang tersebut ke Nama Pelanggan yaitu melalui menu Penjualan | Pelanggan, kemudian buka data pelanggan lalu ke tab Penjualan dan isikan akun piutang tersebut pada kolom Akun Piutang lalu Simpan.

Menginput Akun Piutang di Tab Penjualan Data Pelanggan

Sehingga saat anda membuat transaksi penjualan yaitu di formulir transaksi Faktur Penjualan, anda bisa memilih akun piutang yang sesuai pada tab Info Lainnya.

Memilih Akun Piutang di Transaksi Faktur Penjualan.

Contoh Transaksi :

  1. Transaksi Faktur Penjualan dengan Akun Piutang Yogyakarta dan jurnalnya.

    Faktur Penjualan dengan Akun Piutang Yogyakarta

    Rincian Jurnal Faktur Penjualan Untuk Piutang Usaha Yogyakarta

  2. Transaksi Faktur Penjualan dengan Akun Piutang Magelang dan jurnalnya.

    Akun Piutang di Faktur Penjualan

    Rincian Jurnal Faktur Penjualan Untuk Piutang Usaha Magelang