Berikut langkah-langkah untuk melakukan penginputan Aset Tetap melalui Faktur Pembelian :

  1. Buat akun baru sebagai akun perantara dalam transaksi pembelian Aset Tetap ini dengan tipe akun adalah “Aset Lainnya”, yaitu melalui modul Buku Besar | Akun Perkiraan. Misal dinamakan dengan nama ‘Transaksi Aset Tetap‘.
  2. Masukan akun “Transaksi Aset Tetap” tersebut pada Akun Perkiraan di bagian Beban, melalui menu Pengaturan | Preferensi.

    Menambahkan akun Transaksi Aset Tetap pada Akun Perkiraan Beban

  3. Buat Barang/Jasa baru dengan tipe “Non Persediaan” dengan nama misalnya adalah “Transaksi Aset Tetap” kemudian isikan akun perkiraan Beban pada tab Akun dengan akun perantara “Transaksi Aset Tetap”.

    Membuat Barang Non Persediaan

    Memilih akun Transaksi Aset Tetap untuk akun Beban pada Barang Non Persediaan

  4. Buat transaksi Pembelian Aset Tetap melalui Faktur Pembelian dengan memilih barang Non Persediaan “Transaksi Aset Tetap” pada langkah 3 dan isikan nilai pembelian aset tetap-nya pada harga beli barang non persediaan tersebut.

    Faktur Pembelian atas Pembelian Aset Tetap

  5. Jika akan melakukan pembayaran atas pembelian aset tetap tersebut, maka lakukan melalui formulir Pembayaran Pembelian dengan memilih nomor faktur pembelian yang dimaksud.

    Melakukan Pembayaran atas Pembelian Aset Tetap

  6. Selanjutnya lakukan pencatatan Aset Tetap yang dibeli pada modul Aset Tetap di Accurate Online, yaitu dari modul Aset Tetap | Aset Tetap, isikan data baru. Pada bagian pengeluaran (icon RP) pilih akunnya dengan akun Transaksi Aset Tetap, lalu isikan harga pembelian Aset Tetap yang dimaksud.

    Mencatat Aset Tetap yang dibeli

    Memilih akun transaksi aset tetap pada Pengeluaran Aset Tetap

Notes : cara ini bisa juga digunakan untuk pembelian Aset Tetap yang dikenakan Pajak Pertambahan Nilai ataupun PPnBM, yaitu dengan menambahkan kode pajak pada nama barang non persediaan yang dibuat (pada langkah 3).